20 June 2014

x / ~ = 0

Hmmm.. setelah memikirkan tentang mind set ku yang seperti merasa telah berumur sangat tua, ribuan tahun, rasanya sangat merinding tatkala memikirkan waktu-waktu mendatang yang akan kita hadapi setelah kehidupan di dunia ini berlalu. Konsep ruang dan waktu menjadi sangat relatif, bahkan sampai membuat otak meleleh ketika memikirkannya. Hahaha.

Bayangkan! Kita dilahirkan dan hidup di dunia, berapa tahun lamanya? Ok, katakanlah saat ini umurku 24 tahun, dan masih akan menjalani hidup sampai x tahun. Dan kemudian setelah itu, we will enter the afterlife phase. Dan berapa lama waktunya? Berabad-abad lamanya!

Sekarang kembali lagi pikirkan 24 tahun yang telah dijalani, bagaimana rasanya, sangat lama atau sangat cepat?
Apa yang sudah didapat? Kemudian buatlah rencana 1, 2, 3, 5, 10, 24 tahun lagi?
Apa target yang akan kau lakukan?
Pikirkan lagi waktu-waktu produktif yang masih bisa digunakan untuk mencapai target-target hidup? Sudah?
Kemudian renungi, pikirkan, rasakan, dan bandingkan dengan 24 tahun yang telah dijalani, akan sama cepatkah? Secepat apakah nanti rasanya?
Bahkan bisa jadi akan terasa lebih cepat.
Kalau dibandingkan lagi dengan fase setelah kematian, fase di alam barzakh, hari pembalasan, dan manusia masuk surga atau neraka, dan abadi berada disana, umur yang ada ini kemudian terasa tidak ada apa-apanya.

Bayangkan, orang akan berada di surga atau neraka SELAMANYA! Seberapa lamakah selamanya itu?
Tidak ada lagi "Badai pasti berlalu", tidak ada lagi "ini semua akan berakhir", dan tidak ada lagi "roda pasti berputar".
Sungguh beruntung manusia yang dengan rahmat Allah dapat masuk ke surga. Namun bagi manusia yang masuk neraka? Jika masih ada keimanan dalam dirinya, bisa jadi dengan rahmat Allah, dia dibersihkan dosanya di neraka dan dimasukkan ke surga. Dan bagi manusia yang tidak ada setitikpun keimanan di dalam dirinya, tiada tempat lain selain neraka baginya. Dan itu akan berlangsung SELAMANYA! Bandingkan dengan umur di dunia. Seberapa lamakah SELAMANYA itu??

Secara matematika, jika waktu di dunia adalah x tahun dan waktu di akhirat adalah selamanya / tidak terbatas (~), maka perbandingan waktu di dunia dengan waktu di akhirat adalah = x / ~ = 0. Seberapa banyakpun waktu di dunia (x) jika dibandingkan dengan waktu di akhirat maka hasilnya adalah sangat kecil sekali, dan bahkan hampir 0.

Merinding setiap kali memikirkannya. Masih adakah target-target hidup yang tidak relevan? Perlukah revisi? Karena semua yang kita lakukan ini adalah untuk bekal kita nanti di kehidupan selanjutnya. Semoga kita semua dijauhkan dari api neraka, dan dimasukkan ke dalam surgaNya kelak. Aamiin.

Read more...

I still need to grow

Terkadang saat melihat orang lain, terutama yang lebih muda umurnya, mereka semua terlihat terlalu muda dari sudut pandangku. Seolah umurku telah ribuan tahun, dan aku seperti melihat satu fragmen generasi dari banyak generasi. Terkadang aku menjadi terkesan dengan semangat "anak-anak" ini. Ribuan tahun terlalu menjemukan bagiku. Ahh.. aneh memang.

Namun disisi lain, aku terkadang membenci usia tua. Pernah aku sangat membenci masa-masa mendekati hari ulang tahun. Entah ada sesuatu yang tidak kusukai di hari tua. Dan aku akhirnya seperti peter pan yang tak pernah ingin menjadi dewasa.

Dua kondisi itu ada dan saling silih berganti, memainkan perannya dalam hidupku. Usia ribuan tahunku membawa dan menuntunku ke arah-arah yang tak terkira namun penuh makna. Perasaan tidak ingin dewasa membuatku selalu ingin berusaha, aktif berimajinasi, dan berkarya.

Aku nggak tahu, mungkin malah seperti inilah sebenarnya bentuk kekanak-kanakanku. Maybe I still need to grow..

Read more...

Innocence

Waking up I see that everything is OK
The first time in my life and now it's so great
Slowing down I look around and I am so amazed
I think about the little things that make life great
I wouldn't change a thing about it
This is the best feeling

This innocence is brilliant
I hope that it will stay
This moment is perfect
Please don't go away
I need you now
And I'll hold on to it
Don't you let it pass you by

I found a place so safe, not a single tear
The first time in my life and now it's so clear
Feel calm, I belong, I'm so happy here
It's so strong and now I let myself be sincere
I wouldn't change a thing about it
This is the best feeling

It's a state of bliss, you think you're dreaming
It's the happiness inside that you're feeling
It's so beautiful it makes you wanna cry
It's a state of bliss, you think you're dreaming
It's the happiness inside that you're feeling
It's so beautiful it makes you wanna cry
It's so beautiful it makes you wanna cry

This innocence is brilliant
Makes you wanna cry
This innocence is brilliance
Please don't go away
Cause I need you now
And I'll hold on to it
Don't you let it pass you by

Read more...

Blank

Tadi mau nulis apa ya? Kok malah jadi lupa.
Mungkin nanti muncul lagi apa yang sebenarnya ingin kutulis. Lagi pula pagi-pagi perut lapar pula. Hew..

Read more...

19 April 2014

Peripedicte

He is too strong that i am barely taken over
He is too dark that i am barely loosing my light

Read more...

09 February 2014

Nikmat Teragung

Cukuplah Islam, nikmat teragung yang Engkau berikan padaku ya Allah..

Read more...

09 January 2014

Shouta

Ya Allah aku jatuh cinta..
Mudahkanlah jalan cintaku ya Allah..
Aamiin..

Read more...

About This Blog

You will never find time for anything, if you want time, make it!

Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

Powered by Blogger.

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP